Langsung ke konten utama

Postingan

Sendiri, ya... hanya sendiri

merebahkan angan di bawah kaki langit, sendiri, hanya sendiri diantara larik gulungan tikar mengeja huruf satu demi satu ingin menyebut kurang, tapi terasa sangat penuh menatap keanggunan malam-Mu yang tidak mungkin bisa ku jabarkan dengan indah seperti kerlipan benda-benda yang telah menjadi wakil keindahan-Mu, hanya helaan nafas panjang yang ingin aku serahkan sendiri, ya... hanya sendiri 5 jam bermalam dengan 4 jam perjalanan, entahlah, semua terasa sangat begitu ringan ringan, ya.. ringan mungkin karena rindu yang menikam rasa kaku batinku yang terlanjur tak bisa ku reka sendiri, ya... hanya sendiri menyewa 1 malam, walau hanya 5 jam untuk mendekap hangat tubuhnya Ya Rabb, sempat 2 jam lalu aku mengeluh & merasa berdosa karena kuasa-Mu yang menitipkan aku kepada kedua orang yang begitu mencintaiku maaf, jika aku telah menyemaikan luka di hati keduanya, merasa gagal dengan yang telah aku lakukan selama 9 bulan ini, Ayah...... Ibu....... beruntungnya ...

Pagar Menjadi Tebing

makilah sesukamu, semua yang terkira olehmu, bahwa itu salah, silahkan.... toh, pada nyatanya; pagar yang berdiri itu telah roboh, kini, berubah menjadi tebing yang sangat tinggi, membuatku mengerti bahwa akulah yang paling datar  diantara yang menanjak tajam, memahamkan aku bahwa akulah yang paling berdebu diantara yang mengkilat....  terimakasih, atas ketegasan bahasamu yang menyadarkan siapa aku... berhenti mengagumimu, tidak berarti menghilangkan rasa hormatku padamu...

Ibu dalam Ingatanku, Ayah dalam Bayanganku

"Aku tidak bisa mengenal laki-laki itu,  bahkan untuk menjabat tangannya atau hanya sekedar melihatnya, dayaku seperti suai terikat yang tiba-tiba getas seketika. Bantu aku untuk mengenalnya, Ibu” *** Angin mengibas pelan gundukan gumuk di tepian laut, hamparan luasnya  membentangkan arah timur dan barat; Berdiri seorang diri, yang lebih akrab dikenal sebagai cucu dari seorang pemuka desa pinggiran, yang memilih nyaman dengan suasana malam bersama celoteh jangkrik dan cercauan belalang  kecek  di antara petak-petak sawah yang mengapit gubuk tua milik kakeknya. Jemu dengan suasana kota yang nyaris , hampir pernah menyapa dan memperdulikannya. Bahkan kekejaman kotalah yang membuat ia enggan bersuara dalam hidupnya. ‘Bila pun waktu terulang aku ingin bersama denganmu saja Ibu, tidak pernah ingin beranjangsana kepada dunia yang sering Ibu bilang membuat rindu dalam mimpiku itu. Bohong, semua bohong Ibu. Tidak bisakah, engkau mendengar tangis pijarku kare...

Aku Membohongimu

Aku membohongimu ...... bahwa aku tidak mungkin tidak seperti bank, yang sempat kau sematkan juga dalam dirimu; mengharapkan bunga dari peluh yang sengaja diperjuangkan, Aku membohongimu ...... bahwa aku telah menyediakan hati yang utuh untukmu, tidak mungkin, sementara aku adalah bagian dari hati yang remuk itu, melantangkan bahwa hati ini mampu menyanggamu, itu bohong!!! menyadari bahwa hatimu telah berpaku halus dan lembut, itupun baru sekarang,, bodoh, benar-benar bodoh ...... berantuk dengan hati yang sudah terlanjur mulia, itulah hatimu ...... cukup untuk membuatku paham bahwa tidak ada andil bagiku untuk kembali meminta hatimu, terlalu mulia, telalu halus ...... itulah hatimu, maaf, bila pagimu sempat terbuat berantakan, samarnya pemahamanku tentang hatimu, karena aku belum cukup waktu mengenalimu. *** Seorang kakak yang dengan kesantunannya menasehati adiknya, tanpa harus berkata 'jangan' atau 'tidak' tapi cukup dengan kata 'tafadhol win saja' Kena...

Aku di Masa itu

Benar-benar sedang tersadar bahwa aku merasa asing dengan lingkungan yang aku kenal, pergaulan teman sebaya, masyarakat desa, dan pertemanan di sekolah. Entah apa yang merujuk untuk kesana, seperti terhantam badai dan kemudian terseret ke tengah samudra yang dikelilingi hiu dan paus. Sehari-hari berkerumun dan berkumpul, semenit saja untuk merasa hidup, rasanya sesak. Aku merasa hilang di sana, diantara hal-hal yang harusnya menjadi bagian dari hidup yang ku jalankan. Tapi kenapa, itu tidak berlaku dalam skenarioku. Rumit? Alurnya yang rumit, atau metode adaptasiku yang rumit. masih samar, benar-benar samar. Setiap pagi, yang harusnya aku sambut dengan histeria teriakan do it, win; sepertinya tidak layak pada masa-masa itu, just nonsense! so pity,,,,, Seperti cacing tanah yang menggeliat di tengah gurun pasir sangat tepat di bawah teriknya matahari. Itulah aku di masa itu, yang sudah terlanjur pincang dengan awalan yang salah. *berharap Alloh memaafkan ketulianku tentang nama hati Se...

Pilihan

Hari ini, males aja pengen pulang. Pertimbangannya; pasti capek, udah gitu musti pake ongkos, tugas kuliah numpuk dan belum terjamah satupun. Mending bertapa aja di kos, lagian cucian satu mingguku juga menggunung. Gini nih, kalo ga nurut sama jadwal yang udah di mou in sendiri. Ga ada manajer ga ada yang ngingetin, manajernya ya dirimu itu win. Berantakan karena organisasi? agak setuju sih, tapi itu udah pilihan. hampak banget kalo, kuliah ga ada keribetan-keribetan lain selain tugas. Tapi, resikonya ya harus berbagi, padahal sebenarnya paling sulit itu, kalo harus berbagi; berbagi hati, berbagi idola, tapi nek berbagi cerita ga ya? uang inti di kantong tinggal 50 ribu doang, sms bapak uangnya abis, katanya suruh ngambil aja di ATM. Tapi, entar-entarlah, 50 ribu kayaknya cukup kok buat seminggu, alasan lain yang lebih rumit lagi ATM itu ga pernah diisi, padahal tiap kali kepepet ga pulang, sarannya bapak suruh ngambil di ATM gitu, tapi og ga pernah diisi to. hmmm, orang tua..... ...

Yang Penting Nulis Aja

partikel yang terisolasi itu telah menjadi senyawa, mungkin bisa ramah, tapi juga sebaliknya. mungkin itu juga terjadi padanya dan padaku: aku yang terasingkan itu telah menjadi sendiri, mungkin bisa terlihat, tapi juga sebaliknya. meracau sendiri,  menulis pun ku rasa begitu, autis!!! melihat, menerka, dan kemudian menuduh apa salahnya? apa hebatnya? belum dijelaskan! memahamkan apa yang seharusnya dia tahu, itu terlalu sulit, tapi mereka bilang itu akan mudah, jika kamu mengatakan itu mungkin oyaka? ragu,  tapi itu yang harus dijalankan.