Minggu, 25 Maret 2012

Födelsedag



Usia adalah tanda waktu seberapa kuat kita menjalani setiap lini kehidupan, dengan melalui berbagai usaha, proses dan hasil yang kita dapatkan. Adalah wajar ketika banyak orang yang begitu antusias mengelu-elukan penghargaan tepat di hari lahirnya, bukan apa-apa memang, hanya saja keberartian seseorang akan sangat terasa ketika keberadaannya diakui oleh orang lain, setidaknya dengan mengucapkan selamat itu saja sudah mewakili perhatian kita untuknya. 

Ulang tahun;  ritual meniup lilin, memotong kue dan make a wish, tidak ada perubahan yang begitu mencolok, setelah diamati. Dari saya dulunya gemar bermain bola, sampai kembali cinta boneka, lagu ulang tahun pun kedengarannya juga masih sama, seperti ada filosofi yang asik untuk dibahas di sini, dan saya rasa itu benar. Kenapa kehilangan umur malah dirayakan? Diberi kado, surprise atau kalau nggak sekejam-kejamnya diceprotin tepung+telur yang baunya agak ga enak terus minta ditraktirin makan,,, benar-benar bodo campur rasul katanya orang jawa, ini ungkapan bukan untuk yang ulang tahun, tapi temen2nya yang orang ulang tahun itu. Sengsara, sengsara deh tuh orang. Bukan sebuah upaya pembelaan terhadap budaya anak muda itu, tetapi sebuah upaya penghargaan kepada sesepuh yang sudah mencentuskan budaya seperti itu. Tidak salah memang, seseorang berusaha mengekspresikan kebahagiaan, kegalauan, kesedihan, ketakutannya, selama masih dalam batas koridor yang wajar dan tidak keterlaluan. 

Kembali pada bahasan kita kali ini, Kenapa kehilangan umur malah dirayakan? Bukan dirayakan sebetulnya, hanya sebagai ungkapan syukur dan injeksi semangat saja tepatnya. Mari memutar playlist logika kita, dalam keseharian hidup yang penuh tumpukan tugas, tagihan bulanan, tuntutan prestise pergaulan, omelan atasan dan sejuta problem notes, adalah manusiawi ketika seseorang mencari-cari moment yang tepat untuk meredakan sejenak tekanan-tekanan hidup yang cukup dibilang menyiksa. Bermula dari sinilah, sebuah peresmian umur boleh jadi difungsikan sebagai cara terbaru melangkahi jarak hidup yang ternyata tidak sependek bayangan kita. bahkan mungkin episode-episode selanjutnya bisa lebih sangat indah dari dugaan kita.




0 komentar:

Posting Komentar