malam minggu, yang ku sebut hanya milikmu;
terpasung di antara sisi tanduk yang pincang,
hati ini...
sabtu malam, yang ku pastikan hanya malammu,
luluh tersedia di sekitar retakan-retakan,
ide ini...
1 malam sebelum malam senin, yang ku tuduh hanya untukmu,
sedang tersungkur lemah di tepian,
ruh sakit ini,
malam yang berbeda menurutmu,
bagiku tetap biasa saja...
persimpangan di perempatan,
sadis...
wewenangku tak ada andil untuk menyatakan keberadaanmu
ooohh, 2 malam sesudah malam jum'at,
malam yang singgah di malamku,
miris,
terpasung di antara sisi tanduk yang pincang,
hati ini...
sabtu malam, yang ku pastikan hanya malammu,
luluh tersedia di sekitar retakan-retakan,
ide ini...
1 malam sebelum malam senin, yang ku tuduh hanya untukmu,
sedang tersungkur lemah di tepian,
ruh sakit ini,
malam yang berbeda menurutmu,
bagiku tetap biasa saja...
persimpangan di perempatan,
sadis...
wewenangku tak ada andil untuk menyatakan keberadaanmu
ooohh, 2 malam sesudah malam jum'at,
malam yang singgah di malamku,
miris,
0 komentar:
Posting Komentar