gemetar hati melawan nada bicaramu yang semakin meninggi. aku hampir tidak mengenalimu, sepertinya bukan yang aku kenal selama ini. sesak dadaku mengenang santun budimu, yang benar-benar aku rindukan.
ya, itulah saat kau marah.
kau mengajari aku bagaimana mengeja a ba ta, sementara aku lebih senang bermain bola-bola kecil yang sungguh engkau membencinya kala itu.
sungguh, aku masih ingat betapa cemas dan merindingnya rona wajahmu, ketika darah mengalir dari mata kakiku yang sempat terjepit roda sepedamu.
kau tahu, betapa lucunya kala itu. ketika tanpa berfikir panjang kau sobek bajumu untuk membalut kucuran darah yang menderas dari kakiku. bahkan, omelan ibu yang akan segera kau dengarkan, tidak kau hiraukan... yang penting bagimu adalah aku berhenti menangis pada waktu itu...
ya, kau lebih dari takut.... mengkhawatirkan hukuman apa yang akan segera ayah berikan padamu.
aku tahu kau takut....
dan karena itu, aku terlarut dalam nina bobo rayuanmu yang meredakan rasa sakit kakiku... mengajakku berputar-putar mengelilingi desa, ya sebuah desa yang kelak akan mengenang cerita-cerita kita.
terimakasih untuk hadiah handphonenya.... :)
Lebaran ini, kita harus bakar ayam.... !!!! Miss you..
ya, itulah saat kau marah.
kau mengajari aku bagaimana mengeja a ba ta, sementara aku lebih senang bermain bola-bola kecil yang sungguh engkau membencinya kala itu.
sungguh, aku masih ingat betapa cemas dan merindingnya rona wajahmu, ketika darah mengalir dari mata kakiku yang sempat terjepit roda sepedamu.
kau tahu, betapa lucunya kala itu. ketika tanpa berfikir panjang kau sobek bajumu untuk membalut kucuran darah yang menderas dari kakiku. bahkan, omelan ibu yang akan segera kau dengarkan, tidak kau hiraukan... yang penting bagimu adalah aku berhenti menangis pada waktu itu...
ya, kau lebih dari takut.... mengkhawatirkan hukuman apa yang akan segera ayah berikan padamu.
aku tahu kau takut....
dan karena itu, aku terlarut dalam nina bobo rayuanmu yang meredakan rasa sakit kakiku... mengajakku berputar-putar mengelilingi desa, ya sebuah desa yang kelak akan mengenang cerita-cerita kita.
terimakasih untuk hadiah handphonenya.... :)
Lebaran ini, kita harus bakar ayam.... !!!! Miss you..

0 komentar:
Posting Komentar