Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2012

Duyung

Kita terlanjur sibuk dengan suatu hal yang tidak penting. Banyak hal yang hanya membuang waktu dan mengabaikan daya otak kita. Semua itu karena kita terlalu sabar dengan kelambanan dan penyiksaan batin yang menahun. Sering salah mengartikan bahwa ini adalah zona aman, padahal sesungguhnya ini adalah duplikat baru dari penjajahan. Mau atau tidak, inilah generasi yang kita hadapi. Generasi Z yang sudah cukup akrab dan berbaur damai dengan persoalan-persoalan yang complicated. Pernah dulu sebuah ungkapan mampir di telinga, “kita ini seperti duyung, modern masih ketinggalan, tapi untuk disebut njawani sudah tidak mampu lagi mengindahkan budaya timur kita”. Ya, polemik sebuah kata mutiara yang sempat terpajang di dinding kelas waktu dulu, “ambillah ketegasan untuk satu keputusan”. Cukup sulit memang, tapi untuk sebuah perubahan why not *dahi agak naik? Dan lagi tidak jarang mendengar senjata ampuh ini: kalau bukan diri kita yang memulai lantas siapa? Waow, sindiran yang bernada motivasi ...

Pita hitam untuk pemuda

tanahku berduka merindukan semangat jiwa-jiwa muda yang telah beralih malas dan enggan bekerja dimana pemuda? Ketika desaku tengah bersedih Menantikan suara adzan di tengah siang dan di puncak petang Tak ada yang bergerak Tak ada yang menghiraukan Mereka semua diam Ya, aku malu padamu usia Jika dulu negriku hanya butuh 10 pemuda Untuk mengguncang dunia Maka hari ini aku mencarinya Dimanakah bara semangat itu bersembunyi? Siapa yang menculiknya? TIDAK!!!!         Keterpurukan ini harus segera berakhir Harus dilawan Harus dihentikan Kejayaan pemuda harus diperjuangkan

Semua Ada

Bareng sama temen-temen HIMA JAWA Euforia Ospek UNY 2012 seolah ingin mengulang dan terus meretas keberhasilan ospek dari tahun ke tahun. Menjunjung tinggi asas persatuan dan membumikan semangat multikultural yang tidak akan pernah akan pernah lepas dari masyarakat Bhinneka Tunggal Eka di negeri ini. Semangat perjuangan yang melantangkan motto pendidikan seraya menggugah jiwa-jiwa muda untuk bangun & menatap dunia, mempersembahkan aksi nyata untuk Ibu pertiwi tercinta. "semangat kreativitas dalam keberagaman" Mahasiswa adalah cerminan pelopor perubahan yang tidak cukup untuk diam & meratapi kegagalan masa lalu, tetapi jiwa muda yang sanggup mengentaskan dirinya dari perbedaan kecil yang menyatukan jutaan kepala berdarah egois memboyong milyaran ide, gertakan tenaga dalam kemanunggalan kreativitas. Jiwa itu adalah masyarakat multikultural. " Lembah manah amarga budaya" Semangat muda yang tidak hanya berhenti pada kata "kita mahasiswa...

Kakak kedua

gemetar hati melawan nada bicaramu yang semakin meninggi. aku hampir tidak mengenalimu, sepertinya bukan yang aku kenal selama ini. sesak dadaku mengenang santun budimu, yang benar-benar aku rindukan. ya, itulah saat kau marah. kau mengajari aku bagaimana mengeja a ba ta, sementara aku lebih senang bermain bola-bola kecil yang sungguh engkau membencinya kala itu. sungguh, aku masih ingat betapa cemas dan merindingnya rona wajahmu, ketika darah mengalir dari mata kakiku yang sempat terjepit roda sepedamu. kau tahu, betapa lucunya kala itu. ketika tanpa berfikir panjang kau sobek bajumu untuk membalut kucuran darah yang menderas dari kakiku. bahkan, omelan ibu yang akan segera kau dengarkan, tidak kau hiraukan... yang penting bagimu adalah aku berhenti menangis pada waktu itu... ya, kau lebih dari takut.... mengkhawatirkan hukuman apa yang akan segera ayah berikan padamu. aku tahu kau takut.... dan karena itu, aku terlarut dalam nina bobo rayuanmu yang meredakan rasa sak...