Pada awal musim penghujan ini, ketika kita terpaksa harus melewati jalan yang banyak pohon jati di sekelilingnya, maka kita harus waspada dan menyiapkan mental yang cukup kuat. Bukan apa-apa, hanya saja kita akan menghadapi kawanan gegremet yang akan cukup membuat histeris jika mereka (ulat jati) berhasil menjatuhkan diri lalu menempel di baju kita. Tidak hanya menggelikan atau bahkan menjijikkan, tetapi juga mereka akan meninggalkan sebuah kenangan yang berupa noda di baju kita, kami orang Jawa sering menyebutnya oweh uler.
Bagi sebagian masyarakat Gunungkidul, musim ulat jati ini adalah sebuah berkah bagi mereka. Karena tak lama setelah itu, ulat yang semula menjijikkan itu akan menghasilkan pundi-pundi rupiah mana kala sudah berubah menjadi kepompong (enthung). Kandungan protein yang tinggi dan rasa yang lezat bagi para penikmatnya, menjadikan harga jual enthung jati ini cukup mahal. Di awal tahun 2019, harga enthung jati pernah mencapai Rp 120.000/kg mengalahkan harga daging sapi kala itu. Sementara di awal tahun 2020 ini, harga enthung jati masih samar-samar, karena kebanyakan masih berupa ulat. Selain itu, ada juga enthung johar yang biasanya muncul lebih awal dibandingkan dengan enthung jati. Penawaran harga enthung johar di akhir tahun 2019 ini, berada di kisaran Rp 60.000/ kg. Cukup fantastis untuk ukuran harga sebuah cemilan yang berasal dari ulat.
Menyambut pergantian tahun genap 2020 ini, geliat warga nampak tidak jauh beda dari tahun-tahun sebelumnya: banyak orang yang mulai mempunyai profesi sampingan menjadi pemburu enthung. Selain karena penawaran harganya yang cukup tinggi, kegiatan mencari enthung juga mengasyikkan dan penuh kejutan (bisa menghadirkan jeritan histeris mana tangan meraba-raba dan mendapati enthung masih berupa ulat yang teksturnya gindur-gindur). pesan saya untuk kawan-kawan penggemar dan pemburu enthung, ketika sedang beraksi alangkah baiknya kita juga memperhatikan keselamatan diri dengan cara memakai kaos tangan. Sebagai antisipasi jika di bawah tumpukan-tumpukan daun tempat kepompong bersembunyi terdapat kalajengking yang siap menyengat.

0 komentar:
Posting Komentar