merebahkan angan di bawah kaki langit, sendiri, hanya sendiri diantara larik gulungan tikar mengeja huruf satu demi satu ingin menyebut kurang, tapi terasa sangat penuh menatap keanggunan malam-Mu yang tidak mungkin bisa ku jabarkan dengan indah seperti kerlipan benda-benda yang telah menjadi wakil keindahan-Mu, hanya helaan nafas panjang yang ingin aku serahkan sendiri, ya... hanya sendiri 5 jam bermalam dengan 4 jam perjalanan, entahlah, semua terasa sangat begitu ringan ringan, ya.. ringan mungkin karena rindu yang menikam rasa kaku batinku yang terlanjur tak bisa ku reka sendiri, ya... hanya sendiri menyewa 1 malam, walau hanya 5 jam untuk mendekap hangat tubuhnya Ya Rabb, sempat 2 jam lalu aku mengeluh & merasa berdosa karena kuasa-Mu yang menitipkan aku kepada kedua orang yang begitu mencintaiku maaf, jika aku telah menyemaikan luka di hati keduanya, merasa gagal dengan yang telah aku lakukan selama 9 bulan ini, Ayah...... Ibu....... beruntungnya ...
Aku menulis karena ingatanku melemah