tiba-tiba selalu saja,,, seperti siput yang malu disapa selalu saja, hening dan bersembunyi di balik cangkangnya matanya terbelalak tajam dan menenangkan, selalu saja, aku merindukannya... bolehkah, cukup memanggilmu kakak? adikmu ini ingin belajar tentang airmata kehidupanmu, bukan apa-apa sekali lagi, hanya ingin belajar tentang bahasa kasihmu yang memberi arti di sepertiga perjalananku senyum seratus metermu sempat tak terkenali, mendekat perlahan meraih jabat halus tanganmu, Tuhan, sempatkan aku belajar dengannya
Aku menulis karena ingatanku melemah